Perhatikandan bacalah teks fantasi berikut ini! Serbu!" teriak nataga sambung-menyambung dengan scluruh panglima. Pasukan terdepan dari hewan-hewan hutan segera mengepung para serigala dengan lem Penelitianini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis citraan dan fungsi citraan pada novel fantasi Nataga the Little Dragon karya Ugi Agustono. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kajian Banyaksekali pertanyaan di blog ini maupun lewat imil serta berseliweran setelah adanya artikel di Pikiran Rakyat. Saya memang tergelitik, tetapi saya yakin bagi seorang geologi yang memilki naluri "krono-logis" akan dengan mudah menyangkalnya. Berikut obrolan ringkas dari diskusiku dengan si Komo sahabat saya geoscience juga tentang hal ini. Dan kesimpulannya jelas Indonesia bukanlah Denganmelakukan tahapan di atas alhasil kotak pensi dari kayu. Beberapa ragam bahasa dalam teks deskripsi antara lain kata umum dan kata khusus kalimat berisi penjelasan mengkonkretkan dan juga penggunaan majas. Menurut penulis buku teks ini layak digunakan dan berkualitas karena memiliki kriteria kriteria tertentu yang telah dibahas di atas. Buatlahtelaah struktur teks fantasi dengan melengkapi paparan berikut! Cerita Belajar dari Gajahmada KUNCI JAWABAN Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 67 Bab 2 Kunci Jawaban : Cerita fantasi yang berjudul Belajar dari Gajahmada memiliki bagian struktur cerita yang lengkap yaitu orientasi, komplikasi, dan resolusi. AuC6. Teks cerita fantasi adalah salah satu genre teks narasi yang memiliki kisah yang penuh imajinasi dan khayalan yang melebihi realita Kemdikbud, 2017, hlm. 44. Teks narasi sendiri adalah teks yang menceritakan suatu kisah. Jadi, dapat disimpulkan bahwa teks cerita fantasi adalah teks narasi yang mengisahkan kisah fantasi. Mengapa harus spesifik cerita fantasi? Karena berfantasi secara aktif dapat mengasah kreativitas dengan cepat dan efektif. Fantasi terbagi menjadi dua jenis, yakni sebagai berikut. Fantasi aktif, yaitu fantasi yang dikendalikan oleh pikiran dan kemauan, contohnya adalah pelukis yang berimajinasi dalam menggambar, atau penulis yang berimajinasi untuk menulis. Fantasi pasif, yakni fantasi yang tidak dikendalikan, jadi seolah-olah orang yang berfantasi hanya pasif sebagai wadah tanggapan-tanggapan, contohnya adalah melamun. Tentunya, fantasi yang digunakan dalam menulis atau membaca cerita fantasi adalah fantasi aktif. Sebagai catatan, pembagian jenis di atas adalah spesifik terhadap “fantasi” saja, bukan teks fantasi. Hal ini penting untuk mengingatkan bahwa melamun itu tidak sama dengan berfantasi. Sementara itu jenis teks cerita fantasi akan di bahas di bawah ini. Jenis Cerita Fantasi Jenis cerita fantasi dapat dipilah menjadi dua kategori umum terlebih dahulu, yakni berdasarkan a kesesuaiannya dengan kehidupan nyata; dan b berdasarkan latar cerita Kemdikbud, 2017, hlm. 54. Fantasi Berdasarkan Kesesuaiannya dalam Kehidupan Berdasarkan kesesuaiannya dengan kehidupan nyata, terdapat dua kategori cerita fantasi, yakni Cerita fantasi total, pada cerita kategori ini semua yang terdapat pada cerita semua tidak terjadi dalam dunia nyata. Misalnya, cerita fantasi Nagata itu total fantasi penulis. Jadi nama orang, nama objek, nama kota benar-benar rekaan pengarang; Cerita fantasi irisan, yaitu cerita fantasi yang mengungkapkan fantasi tetapi masih menggunakan nama-nama dalam kehidupan nyata, menggunakan nama tempat yang ada dalam dunia nyata, atau peristiwa pernah terjadi pada dunia nyata. Fantasi Berdasarkan Latar Cerita Berdasarkan latar cerita, cerita fantasi dibedakan menjadi dua kategori, yaitu Latar waktu sezaman, yang berarti berarti latar yang digunakan satu masa, seperti fantasi masa kini, fantasi masa lampau, atau fantasi masa yang akan datang/ futuristik; Latar lintas waktu, berarti cerita fantasi menggunakan dua latar waktu yang berbeda, misalnya masa kini dengan zaman prasejarah, masa kini dan 40 tahun mendatang/ futuristik . Struktur Teks Cerita Fantasi Sejatinya, teks cerita fantasi masih dapat dikategorikan menjadi teks narasi, sehingga strukturnya masih sama dengan teks narasi pada umumnya. Berikut adalah struktur dari teks cerita fantasi. Orientasi, bagian ini mengenalkan latar, tokoh, dan kisah baik dari segi waktu, tempat maupun peristiwa. Orientasi juga biasa digunakan untuk menata berbagai adegan dan menjelaskan hubungan antartokoh. Komplikasi, bagian di mana konflik mulai muncul. Konflik adalah pertentangan atau kesukaran-kesukaran bagi tokoh utama. Komplikasi menjelaskan bagaimana sebab-akibat konflik yang terjadi antartokoh. Bagian ini akan bergradasi memuncak hingga mencapai klimaks. Resolusi, atau penyelesaian masalah. Bagian ini adalah penyelesaian dari berbagai konflik yang terjadi. Resolusi juga dapat menjadi pernyataan akhir terhadap kondisi yang dialami oleh tokoh utamanya. Sebagai catatan tambahan, di antara ketiga struktur utama di atas, kita dapat menyisipkan beberapa struktur lain. Mudahnya, terdapat bagian struktur lain yang terdapat dalam cerita fantasi atau teks narasi secara umumnya. Misalnya, abstraksi yang merupakan gambaran umum cerita dapat disisipkan sebelum Orientasi. Kemudian, setelah komplikasi biasanya terdapat klimaks yang merupakan puncak ketegangan dari berbagai komplikasi yang terjadi. Setelah resolusi kita dapat menyisipkan koda yang merupakan penutup cerita yang menjadi simpulan amanat atau petunjuk yang mengarah ke kelanjutan cerita sekuel. Baca juga Teks Narasi Pengertian, Struktur, Unsur, Ciri, Jenis & Fungsi Ciri Teks Cerita Fantasi Terdapat beberapa ciri khas yang membedakan teks cerita fantasi dengan teks lainnya. Ciri-ciri teks cerita fantasi tersebut menurut tim Kemdikbud 2017, hlm. 50 adalah sebagai berikut. Cerita mengungkapkan hal-hal supranatural/ kemisteriusan, keghaiban yang tidak ditemui dalam dunia nyata. Cerita fantasi adalah cerita fiksi bergenre fantasi dunia imajinatif yang diciptakan penulis. Pada cerita fantasi hal yang tidak mungkin dijadikan biasa. Tokoh dan latar diciptakan penulis tidak ada di dunia nyata atau modifikasi dunia nyata. Tema fantasi adalah magic sihir, supernatural atau futuristik. Ide cerita terbuka terhadap daya hayal penulis, tidak dibatasi oleh realitas atau kehidupan nyata. Rangkaian peristiwa cerita fantasi menggunakan berbagai latar yang menerobos dimensi ruang dan waktu. Misalnya, tokoh utama bisa mengalami kejadian pada beberapa latar waktu masa modern dan latar zaman kolonial Belanda. Tokoh dalam cerita fantasi bisa diberi watak dan ciri yang unik yang tidak ada dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, tokoh memiliki kesaktian tertentu atau mengalami peristiwa misterius yang tidak terjadi pada kehidupan sehari-hari. Cerita fantasi bersifat fiktif bukan kejadian nyata. Cerita fantasi bisa saja terinspirasi oleh latar nyata atau objek nyata dalam kehidupan tetapi tetap dibumbui imajinasi dan fantasi. Penggunaan sinonim dengan emosi yang kuat dan variasi kata cukup menonjol. Bahasa yang digunakan variatif, ekspresif, dan menggunakan ragam percakapan bukan bahasa formal. Berbicara mengenai poin ke-9 di atas, yang menonjolkan ciri bahasa, seperti teks lainnya, teks cerita fantasi juga memiliki beberapa ciri khas dalam penggunaan bahasanya. Ciri kebahasaan tersebut akan di bahas dalam pemaparan di bawah ini. Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Fantasi Menurut TIm Kemdikbud 2017, hlm. 68 Kaidah atau ciri kebahasaan teks fantasi meliputi beberapa poin di bawah ini. Penggunaan kata ganti dan nama orang sebagai sudut pandang penceritaan aku, mereka, dia, Erza, Doni. Penggunaan kata yang mencerap pancaindra untuk deskripsi latar tempat, waktu, suasana, contoh latar tempat Tiga rumah bergaya kerucut menyambut mataku. Emas dan berlian bertaburan di dinding rumah itu. Laboratorium berantakan. Semua peralatan pecah. Aneh hanya laptopku yang masih menyala. Menggunakan pilihan kata dengan makna kias dan makna khusus, conntohnya Alien itu berhidung mancung. Dengan hidungnya yang menjulang ia mengendus sekeliling. Kata sambung penanda urutan waktu a kata sambung urutan waktu setelah itu, kemudian, sementara itu, bersamaan dengan itu, tiba-tiba, ketika, sebelum, dsb; b penggunaan kata sambung urutan waktu untuk menandakan datangnya tokoh lain atau perubahan latar, baik latar suasana, waktu, dan tempat, contohnya Dua tahun kemudian, Farta telah sampai di Planet Mars dan bertemu dengan Tatao. Akhirnya, Farta dapat menyelamatkan diri dari terkaman raksasa. Penggunaan kata/ungkapan keterkejutan Penggunaan kata/ungkapan keterkejutan berfungsi untuk menggerakkan cerita memulai masalah, contoh a Tiba-tiba seorang alien yang berukuran lebih besar datang; b Di tengah kebahagiaannya datanglah musibah itu. Penggunaan dialog/ kalimat langsung dalam cerita, contohnya “Raksasa itu mengejar kita!” teriak Fona kalang kabut. Aku ternganga mendengar perkataan Fona. Aku segera berlari. Contoh Teks Cerita Fantasi Singkat beserta Strukturnya Berikut adalah contoh teks cerita fantasi dilengkapi unsur pembentuknya yang mengkisahkan pertemuan Nino dengan alien yang menggemaskan. Nino dan Alien yang Menggemaskan Orientasi Malam itu, entah mengapa tak seperti biasanya, Nino belum bisa tertidur. Ia sudah cukup lama mencoba memejamkan matanya namun tak kunjung terlelap juga. Ia kemudian memutuskan untuk membuka jendela kamarnya, berharap angin segar dapat membuatnya mengantuk. Namun tak lama setelah ia membuka jendelanya, sekelibat cahaya terang tampak mendekat dari kejauhan. Nino pun lantas kembali menghampiri jendela kamarnya. Cahaya itu semakin dekat dan mulai membuat Nino kesilauan dan menutup mata dengan sebelah tangannya. Komplikasi Tiba-tiba seorang alien yang berukuran mungil datang. Perutnya buncit, tubuhnya berwarna biru dan bibirnya berwarna merah muda. Matanya hijau terang. Alien berkepala besar itu tiba-tiba mengeluarkan cahaya merah dari tangannya yang menghangatkan tubuh Nino. “Halo, k-k-kamu siapa?” Tanya Nino agak ketakutan. Alien itu kemudian menjawabnya dengan bahasa yang tidak dipahami oleh Nino bahkan manusia lainnya! “Blah weos dgak, laih ipos en quere?”. “Maaf, aku nggak paham apa yang kamu katakan” balas Nino. Seketika alien itu pun tampak memahami apa yang terjadi, lalu memutar-mutar kupingnya yang berbentuk seperti antenna seakan menyesuaikan sesuatu, seperti kita menyesuaikan frekuensi radio. Kemudian ia berkata dengan bahasa manusia “Aku tidak bisa tidur, di planetku mataharinya ada tiga, jadi terlalu terang, boleh aku ikut tidur di sini?”. Resolusi Meskipun agak ragu, Nino memperbolehkannya. Tak butuh waktu lama, Alien itu pun lekas berbaring di lantai karpet kamar Nino. “Maaf, kamu boleh menggunakan kasurku kok, tidak usah di lantai”. Namun Nino terlambat, karena Alien itu sudah terlelap tidur, ia mendengkur seperti kucing. Kemudian, selang beberapa detik saja, alien itu terbangun lagi. “Terima kasih, tidurku lelap sekali tadi” alien itu berkata sambil menahan menguap. “Lho, kamu kan baru tidur beberapa detik saja?” jawab Nino. “Oh, iya, makhluk dari planetku hanya membutuhkan tidur 15 sampai 30 detik saja dalam 1000 tahun”. Alien itu pun keluar dan terbang kembali ke angkasa melalui jendela kamar tidur. Coba tebak, siapa sekarang yang tidak akan bisa tidur karena telah menyaksikan peristiwa luar biasa tersebut? Referensi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Buku Siswa Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pada artikel kali ini, kamu akan mempelajari tentang teks cerita fantasi, mulai dari pengertian, unsur, hingga cara/langkah membuat teks cerita fantasi. — “Betapa terkejutnya ia setelah membelah buah timun itu. Wanita tua itu mendapati seorang bayi perempuan yang sangat cantik”. Hayo, ada yang tau nggak kira-kira penggalan cerita di atas judulnya apa? Teman-teman, kalian pasti pernah membaca sebuah cerita yang sangat unik. Saking uniknya, sampai-sampai cerita tersebut seperti di luar akal manusia dan mustahil terjadi di dunia nyata. Contohnya seperti penggalan cerita di atas. Ada yang sudah bisa menebak cerita apa itu? Betul! Timun Mas. Cerita Timun Mas mengisahkan tentang seorang wanita tua yang telah lama mendambakan seorang anak, hingga akhirnya ia bermimpi bertemu makhluk raksasa yang menyuruhnya mengambil sebuah bungkusan di bawah pohon besar di hutan yang ternyata adalah biji timun. Merasa bingung, wanita tua itu lalu menanam biji timun tersebut hingga berbuah sangat besar. Ketika buah timun masak, ia langsung membawanya kerumah dan membelahnya. Wanita tua itu sangat terkejut karena setelah buah timun dibelah, ia mendapati seorang bayi perempuan yang sangat cantik. Bayi itu kemudian diberi nama Timun Mas. Hmm, keren juga ya di dalam timun bisa ada bayi. Lebih keren lagi kalo di dalamnya itu… Smartphone! HP udah jadul. Mau minta yang baru takut dimarahin. Kapan nemu timun berisi smartphone?! sumber Oke, oke, balik lagi ke topik pembahasan, ya. Ternyata, cerita timun mas tadi termasuk jenis cerita fantasi, teman-teman. Apa sih cerita fantasi itu? Cerita fantasi adalah tulisan yang menceritakan sebuah kejadian atau peristiwa berupa angan-angan, khayalan, imajinasi, atau rekaan belaka. Gampangnya sih, cerita fantasi merupakan teks cerita yang dibuat berdasarkan imajinasi si pembuat cerita. Artinya, semua peristiwa yang diceritakan pada cerita fantasi bersifat tidak nyata. Selain cerita Timun Mas, contoh cerita fantasi yang lain ada Cinderella, Putri Duyung, Snow White, dan masih banyak lagi. Wah, cocok banget tuh buat kalian yang suka berimajinasi. Kalian bisa mengekspresikan apa yang kalian pikirkan dengan menuliskannya lewat cerita. Siapa tau suatu saat bisa jadi buku dan terkenal kayak Stan Lee. Stan Lee, penulis cerita superheroes dalam komik Marvel. sumber Tapi, bagaimana sih cara membuat cerita fantasi? Nah, bagi kalian yang penasaran ingin mencoba membuat teks cerita fantasi, tapi masih bingung caranya bagaimana, yuk kita pelajari bersama-sama lewat artikel berikut ini. Bekicot! Eh, salah, cekidot! Oke, sebelum membuat teks cerita fantasi, kalian harus tau dulu nih unsur-unsur yang ada pada cerita fantasi. Cerita fantasi memiliki unsur-unsur yang khas karena hanya ada pada cerita fantasi saja. Hmm… Apa saja ya kira-kira? Simak gambar di bawah ini, yuk! Supaya teks cerita fantasi yang kalian buat jadi bagus, unsur-unsur di atas harus ada pada cerita kalian, ya. Baca juga Pengertian dan Unsur Teks Cerita Fantasi Oke, teman-teman, setelah kalian tau apa saja unsur-unsur cerita fantasi, sekarang kita masuk ke pembahasan yang sudah kalian tunggu-tunggu nih dari tadi, yaitu cara membuat teks cerita fantasi. Yeay! Tepuk tangan dulu, dong. Jangan sambil sulap juga kali! sumber Terdapat langkah-langkah sederhana yang bisa kalian ikuti untuk memudahkan kalian dalam membuat teks cerita fantasi. Apa saja, ya? Yuk, simak penjelasan berikut. 1. Mulai dari pengalaman Jika kalian merasa bingung untuk menentukan ide dalam menulis teks cerita fantasi, kalian bisa memulainya dari pengalaman pribadi kalian masing-masing. Misalnya seperti pengalaman kalian saat mengunjungi tempat wisata, pengalaman menonton film di bioskop, dan lain sebagainya. 2. Berikan sentuhan fantasi Setelah itu, kalian perlu memberikan hal yang tidak masuk akal pada cerita kalian. Misalnya saja, kalian bisa membuat seakan-akan kalian memiliki kekuatan super. Jika kalian mengambil contoh cerita pengalaman jalan-jalan ke tempat wisata, kalian bisa menghubungkannya dengan legenda yang ada di tempat tersebut, dan masih banyak lagi. 3. Munculkan sebuah konflik/masalah Konflik/masalah sangat penting dalam sebuah cerita karena dapat membuat cerita kalian menjadi lebih menarik untuk dibaca. Konflik bisa dibuat dari mulai munculnya masalah sampai masalah memuncak. Misalnya, saat kalian mengunjungi tempat wisata, tiba-tiba kalian bertemu dengan monster yang mengerikan, kemudian kalian bertarung dengan monster itu agar bisa selamat. 4. Selesaikan konflik/masalah Setelah masalah dalam cerita kalian muncul dan sudah memuncak, masalah tersebut harus diselesaikan, sehingga bisa menjadi solusi cerita dan penanda bahwa cerita yang kalian buat sudah selesai. Misalnya, saat kalian bertarung melawan monster, kalian menggunakan kekuatan super yang kalian miliki sampai akhirnya monster tersebut bisa kalah dan kalian selamat. 5. Buat beberapa percakapan Pada teks cerita fantasi, biasanya terdapat beberapa percakapan antar tokoh. Percakapan yang dibuat harus diberi tanda petik dan menggunakan bahasa yang tidak baku atau formal. Bagaimana, teman-teman? Semoga langkah-langkah di atas bisa membantu kalian dalam membuat teks cerita fantasi, ya. Nah, sekarang kalian sudah tau kan gimana cara membuat teks cerita fantasi. Coba deh kalian praktikkan dengan membuat teks cerita fantasi kalian sendiri di rumah. Kalau kalian masih ada pertanyaan atau merasa materi ini kurang jelas, kalian bisa tanyakan hal yang kurang dimengerti lewat ruanglesonline. Yuk, konsultasikan semua pertanyaan tersulitmu dengan Tutor online terbaik! Referensi Harsiati, Titik dkk. 2017. Bahasa Indonesia. Jakarta Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Sumber Foto Stan Lee creator Marvel. Tautan Artikel diperbarui 1 Desember 2020

buatlah telaah struktur teks fantasi dengan melengkapi paparan berikut